Langsung ke konten utama

Mengenal jenis-jenis UPS

UPS memiliki kepanjangan Uinteruptible Power Supply, merupakan salah satu hardware add-on yang harus dimiliki, hal dan pengalaman seperti ini mungkin akan menjadi pemahaman pentingnya UPS yang bisa dilihat di klik DISINI

Tidak jarang perusahaan besar maupun kecil menggunakan UPS dalam menstabilkan arus listrik pada pemakaian komputer. UPS terkadang bagaikan malaikat dalam menyelematkan data Anda, dan penjaga kesehatan komputer Anda terutama harddisk.  Arus listrik yang terpustus secara tiba-tiba dipastikan cepat atau lambat akan mengerus kesehatan komputer yang bahkan bisa menyebabkan komputer Anda mati total.

Saat ini banyak merk ternama dengan berbagai pilihan untuk kategori UPS, namun yang terpenting adalah, mengenal UPS berdasarkan jenis kebutuhan pemakaian yang memang dibagi atas beberapa type yang berbeda, seperti :
  • UPS Offline / Standby, klik DISINI
  • UPS Line Interactive
  • UPS Double Conversion On-Line
  • Delta Conversion On-Line

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intel G31 Mainboard | Cardex Pro CDX G31

Type Mainboard Cardex Pro CDX G31 ini telah menggunakan Chipset Intel G31, ini telah memiliki 4 Slot SATA dan yang paling ditunggu, walaupun sudah mulai

Cara mengatasi sinyal Wireless yang tidak stabil

Kondisi yang terjadi pada perangkat seperti sinyal wireless yang tidak stabil, kadang terkoneksi dan kadang tidak bisa jadi disebabkan akan 2( dua ) hal, yaitu sinyalnya memang sudah lemah atau adanya interfensi (gangguan). Berikut ini adalah tips untuk mengatasinya :

Cara menambahkan USB 3.0 pada Mainboard Lama

Beberapa hari yang lalu, ada kunjungan nih ceritanya ke tempat customer. Seperti biasanya hanya untuk maintenance. Dan sambil ngobrol, istilah cerita punya cerita. Customer kami ingin curhat kalau komputer lamanya ini dengan spesifikasi Core 2 Quad, kalau copy dan pindah-pindah file antar Harddisk internal ke Harddisk External lumayan lama, mengingat Mainboardnya masih mendukung USB 2.0 Ingin ganti ke Mainboard baru yang pastinya memiliki USB 3.0, harganya pasti lebih mahal, belum lagi  tentunya harus mengganti processor baru, memory baru yang semakin menguras isi kantung. Keinginannya hanya simpel dan satu saja, yaitu ingin mendapatkan transfer yang lebih baik daripada USB 2.0 lamanya.